Istilah bank berasal dari bahasa Italia, yaitu banco,yang berarti bangku. Kegiatan perbankan dimulai pada abad pertengahan, yaitu di Venesia dan Genoa. Kegiatan bank yang berawal dari kegiatan perekonomian di kali lima tersebut kemudian menyebar keseluruh dunia dan telah mengalami proses evolusi hingga mempunyai bentuknya yang sekarang ini. Namun tujuan utama sebagai mediasi yang lebih dana kepada yang membutuhkan kredit tetap tidak berubah.
Salah satu lembaga perbankan yang ada di Sumenep adalah bank BTN, melalui program-programnya yang memprioritaskan bagi pemenuhan kebutuhan rumah melalui kredit perumahan. Seputar program-program yang diluncurkan oleh bank BTN dan permasalahan yang melingkupinya, Pimpinan Bank BTN, Surantoberrbincang-bincang dengan reporter Info, El Iemawati. Berikut petikan perbincangannya.
Bisa Bapak paparkan progam-program yang ditawarkan oleh bank BTN kepada masyarakat luas !
Sejak dari dulu kami ikut membangun Sumenep, khususnya yang utama di BTN adalah soal perumahan,pengadaan perumahan. Untuk saat sekarang yang sedang kami garap adalah mengenai perumahan yang Bapeltarum, khusus untuk pegawai atau PNS. Dimana untuk tahun 2007 ini program yang khusus untuk Bapeltarum sekitar 650 unit. Tapi kayaknya sampai akhir tuutp tahun ini sekitar 350 unit, sisanya berlanjut terus. Karena kebutuhan rumah untuk PNS di wilayah Sumenep kira-kira 1.200 unit.
Ini program prioritas ?
Benar, prioritas untuk pegawai,
Untuk swastanya bagaimana ?
Untuk swasta semua perumahan ada, kita masuk disana, jadi ada disini yang sedang aktif itu ada bebarapa, yaitu PT Sinar Mega, PT Kisalna, PT Asoka Mandiri,
Produk unggulan lainnya yang langsung bersentuhan dengan masyarakat bawah ?
Ada tabungan, ada perumahan, kalau perumahan bukan kelas bawah, tetapi kelas bantuanlah, subsidi untuk PNS. Subsidi itu ada dua pilihan, ada subsidi selisih bunga, ada subsidi tunai.
Konkritnya ?
Untuk subsidi tunai yang sekarang sedang diterima oleh para PNS yang mengambil rumah, yaitu PUM. PUM itu pantuan uang muka. Pinjaman Uang Muka itu dari Bapeltarum sebesar 10 juta, yaitu dengan bunga rendah 7,5 % per tahun. Terus bantuan lagi dari pemerintah juga, namanua SUM, SUM itu sama dengan Sumbangan Uang Muka sebesar 7,5 juta. Ini langsung lewat BTN, tapi yang ngurus adalah developer yang mengkoordinir. Jadi uangnya diterimakan oleh developer untuk tambahan uang muka, karena harga jual rumah itu kalau untuk PNS 49 juta. 49 juta dapat bantuan dari PUM 10 juta, tinggal 39 juta, dapat sumbangan 7,5 juta itu dipotong untuk biaya proses 3,5 juta, terus sissanya untuk tambahan uang muka, akhirnya dapar kredit KPR sekitar 28 juta
Ada batas waktu untuk subsidi ini ?
Untuk subsidi bunga dan pinjaman uang muka bagi PNS itu akan berakhir tanggal 20 Juli 2007, dan selanjutnya nanti tidak ada lagi, yang ada hanya subsidi selisih bunga. Jadi bagi PNS yang sedang mendaftar di developer, agar supaya rumahnya ditengok, kalau sudah jadi ya segera untuk merealisasi.
Kalau sudah mendaftar tetapi belum membayar uang tanda jadi, bagaimana ini ?
Itu dapat subsidi juga, tapi bukan subsidi pinjaman uang muka dan sumbangan uang muka, itu nanti subsidi selisih bunga. Selisih bunga disini, misalnya kalau sekarang misalnya bunga pasar 14,5 % sampai dengan 15 % untuk kredit, untuk subsidi selisih bunga untuk tahun pertama dan kedua itu hanya dikenakan bunga sebesar 9 %. Dan untuk tahun pertama dan kedua, debitur itu hanya cukup membayar bunganya saja, tahun ketiga baru nanti bunga dan pokok.
Kalau dibandingkan kedua subsidi itu, mana yang lebih menguntungkan bagi debitur ?
Setelah diperhitungkan hampir sama, tapi lebih murah yang subsidi selisih bunga. Karena subsidinya tahun pertama dan tahun kedua hanya membayar bunganya saja, tahun ketiga bunganya berbeda dengan tahu keempat, kelima dan keenam, dan akhirnya pada tahun ketujuh sudah membayar sesuai dengan bunga pasar atau komersial
Dari program perumahan ini ada pemasalahan yang muncul ?
Permasalahan yang muncul itu saya kira masalah kecil yang bisa diatasi, karena untuk program keuangan juga dari bank BTN sangat menndukung dan memberikan pinjaman KYG, kredik konsumsi untuk membangun rumahnya kepada developer, karena developer adalah mitra BTN
Ini untuk PNS, kalau misalnya PNS ada yang bayar sendiri kemudian terjadi tunggakan, nah bagaimana ini ?
Untuk angsurannya ? Untuk yang program khusus PNS untuk rumah-rumah lama, angsurannya kami himbau untuk dikolektifkan oleh bendahara. Jadi nanti bendahara yang menghimpun dari gajinya diserahkan ke BTN
Untuk yang nunggak, ada solusi khusus ? Perpanjangan kredit misalnya untuk yang tidak kolektif ?
Itu memang ada solusinya, yaitu dengan jalan restrak, restrukturisasi kredit.
Bentuknya ?
Itu ada beberapa, diantaranya PUS, PUS itu artinya penjadwalan ulang krediit dan ada lagi penjadwalan ulang tunggakan. Kongkritnya, tunggakan itu bisa dicicil beberapa bulan, untuk pelunasannya. Kalau untuk penjadwalan kredit, sisa kredit itu karena angsurannya terlalu besar, dia mau memperpanjang, misalnya sekarang tinggal 6 tahun,. Tapi orang ini berat sekali ngangsurnya, karena penghasilannya sekarang mundur misalnya. Kita jadual lagi, ini dijadikan misalnya 10 tahun lagi, seperti itu bisa. Sehingga nanti cicilannya lebih kecil, tapi waktunya molor lagi. Kita hitung baru lagi dengan bunga sekarang. Ada yang seperti itu, kita juga melihat karakter seseorang, kalau orang itu memang tidak bisa ditoleransi, kita proses lewat badan urusan, kita lelang
Yang di tok warna merah ?
Yang di tok itu hanya peringatan, bahwa dia itu sudah nunggak diluar batas toleransi
Batas toleransinya ?
Sebetulnya itu 3 bulan, tetapi kami juga kadang-kadang memberikan keringanan, misalnya 6 bulan baru di tok, ini nggak usah ditulis (tertawa), karena orang nanti bilang wah nunggu 6 bulan aja … .
Bank tertentu mempunyai pangsa nasabah kalangan the have, untuk BTN sendiri bagaimana ?
BTN di dalam membuka rekening itu bisa 100 ribu, tetapi rekening itu harus diisi karena masalahnya ada batas perhitungan bunga yang bisa menyusutkan tabungan itu, yaitu adanya biaya administrasi. Kalau itu dibawah minimal, biasanya bunganya bukan bertambah bunga tetapi semakin menyusut
Selain program pembangunan perumahan, ada produk unggulan lain di BTN ?
Produk unggulannya yaitu tabungan maupun deposito, untuk deposito bunganya memang kami ada agak lebih dikit ya, ya biasa persaingan namanya. Untuk giro juga kami memberikan kemudahan-kemudahan, dimana kami mengutamakan pelayanan untuk tabungan. Untuk urusan nasabah di loket, di konter kami disini tidak ngantri. Kami juga menghimbau kepada masyarakat Sumenep, kenapa harus ngantri 2 jam, padahal ada yang tidak ngantri, kan lebih aman dan enak ?
Nah, keunggulan BTN tidak ngantri dari segi pelayanan, sesuai atau pas dengan UU 25 tentang pelayanan masyarakat. Disini perumahan banyak dibuat, tetapikenapa nampak ngak ngantri ? Itu karena ada kolektif, cukup bendahara saja yang datang kesini, sehingga disini bisa melayani dengan maksimal untuk pelayanan nasabahnya.
Apakah BTN juga membagi keuntungan untuk daerah, misalnya memberikan suntikan dana untuk PAD ?
Kalau BTN kan menyentuh langsung, menyentuh langsung disini adalah pembangunan perumahan yang begitu luas dan banyak, sehingga dampaknya itu mengurangi daripada pengangguran itu sendiri. Disana banyak tukang yang ikut berkecimpung, ikut membangun dan dapat upah. BTN bisa menciptakan lapangan kerja, dan itu bersentuhan langsung manfaatnya kepada masyarakat.
Dan juga membangun kerja sama dengan pihak lain ?
Kami disini ada mitra kerja, sejak jaman Belanda dulu, sejak BTN namanya Posparbank, bahwa BTN saling bermitra dengan kantor Pos. Oleh karena itu setiap kebutuhan jasa Perbankan yang lewat BTN bisa lewat kantor Pos, di setiap kecamatan, setiap kabupten ada, pokoknya di seluruh Madura, seluruh Indonesia. Kita juga bermitra kerja dengan developer untuk pengadaan rumah, dan juga kami merencanakan dalam waktu dekat ini bekerjasama dengan kontraktor. Karena disini saya lihat disini banyak kontraktor-kontraktor Pemda, tapi masa yang akan datang kami rencanakan itu, karena kayaknya pembangunan di Sumunep itu kan diratakan, sehingga disana banyak kontraktor-kontraktor yang butuh aliran dana tidak hanya satu bank,
Seharusnya bagaimana ?
Seharusnya itu kan bebas ya, itukan tergantung kepada kontraktornya mau ke bank mana yang dipilih untuk pinjam uangnya. Seharusnya kan begitu, tapi itu baru rencana ke depan untuk peluncuran kredit kontraktor, Sekarang masih dalam penggodokan tentang mekanisme, apa segi keamanannya, apa anggunannya, apakah dengan jamianan Pemda, dan sebagainya. Itu masih dalam proses penggodokan
Barangkali ada yang perlu Bapak sampaikan kepada masyarakat ?
Kami menghimbau, kalau ada yang tidak ngantri, kenapa harua ngantri ? Hargai waktu untuk mencari sesuatu lagi, karena apa ? Bank kami, bank BTN memberikan pelayanan yang maksimal, dan segala jasa kami selalu memberikan yang terbaik. Kami juga bisa menjemput seandainya mau, kawalan polisi kalau memang diminta untuk segi keamanannya kami siap. Kami juga menghimbau kepada masyarakat Sumenep, terutama dipelosok maupun kepulauan, coba deh untuk menabung di bank BTN, baik dalam bentuk deposito, giro maupun tabungan BATARA. Masyarakat juga bisa menabung di kantor Pos dengan E-BATARA yang juga sudah on line. Untuk orang kepulauan bisa membayar KPR lewat kantor Pos. silahkan yang berminat mengambil rumah menghubungi BTN, begitu pula yangg mau nabung, silahkan datang ke BTN, yang mau baik haji juga, silahkan ke BTN.dan semuanya tidak ngantri, karena kami memberikan pelayanan yang maksimal



1 Komentar ::
untuk take over bisa ndak? saya mengajukan pinjaman di BTN tapi sampai sekarang lum ada keputusan.... terlalu lambat Administrasinya... walau begitu kita masih tertarik ma BTN 087851615120